seseorang yang berdamai dengan dirinya (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Ada fase dalam hidup ketika kita menyadari satu kebenaran yang sunyi namun tegas: tidak semua hal bisa kita kendalikan.
Sebanyak apa pun usaha, doa, atau logika yang kita susun rapi, kenyataan tetap berjalan pada jalurnya sendiri.
Di titik inilah banyak orang terjebak—antara terus melawan sesuatu yang mustahil diubah, atau belajar melepaskan dan melanjutkan hidup dengan hati yang lebih ringan.
Melepaskan bukan berarti menyerah. Ia adalah seni. Seni memahami batas diri, seni menghormati kenyataan, dan seni berdamai dengan keadaan tanpa kehilangan harga diri.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (8/1), terdapat delapan langkah yang dapat membantu Anda perlahan berdamai dengan apa yang memang tidak dapat Anda ubah.
1. Mengakui Kenyataan Tanpa Membenarkannya
Langkah pertama dalam melepaskan adalah pengakuan. Bukan pembenaran, bukan pula kepasrahan buta, melainkan kejujuran pada diri sendiri. “Ya, ini terjadi.” Kalimat sederhana ini sering kali lebih sulit diucapkan daripada ribuan keluhan.
Mengakui kenyataan berarti berhenti menghabiskan energi untuk menyangkal. Anda tidak harus menyukai keadaan tersebut. Anda hanya perlu mengakui bahwa ia nyata, hadir, dan untuk saat ini berada di luar kendali Anda.
2. Memilah antara Kendali dan Ilusi Kendali
Banyak penderitaan lahir bukan dari peristiwa itu sendiri, melainkan dari keyakinan keliru bahwa kita seharusnya bisa mengendalikannya. Seni melepaskan dimulai ketika Anda berani bertanya: “Apa yang benar-benar bisa saya ubah?”
Pikiran Anda—bisa. Sikap Anda—bisa. Tindakan hari ini—bisa. Masa lalu, keputusan orang lain, atau hasil yang sudah terjadi—tidak. Memilah keduanya adalah latihan mental yang membebaskan.
3. Memberi Ruang bagi Emosi Tanpa Tenggelam di Dalamnya
Melepaskan bukan berarti menekan emosi. Sedih, marah, kecewa, bahkan iri—semua emosi itu valid. Yang perlu diubah bukan keberadaannya, melainkan cara Anda berelasi dengannya.
Izinkan emosi hadir, tetapi jangan membiarkannya mengambil alih kemudi hidup Anda. Rasakan, akui, lalu lepaskan perlahan. Emosi yang diterima dengan sadar akan pergi lebih cepat daripada emosi yang dilawan.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
