
ilustrasi teman yang mengobrol. (freepik)
JawaPos.com - Ada perbedaan yang cukup besar antara memahami perkataan orang dan membaca bahasa tubuh mereka, terutama dalam hal mengenali pembohong.
Mengungkap kebohongan bukan tentang menantang setiap pernyataan palsu. Melainkan mengamati isyarat non-verbal yang menunjukkan niat sebenarnya.
Dilansir geediting, berikut tujuh isyarat bahasa tubuh yang akan membantu Anda mengenali pembohong dalam sekejap.
Dalam ranah bahasa tubuh, wajah bisa menceritakan kisahnya sendiri. Terutama dalam hal mengenali pembohong.
Pembohong sangat menyadari bahwa wajah mereka sedang diawasi. Akibatnya, mereka sering kali mengimbanginya dengan mengendalikan ekspresi wajah lebih dari biasanya.
Kuncinya adalah mencari ketidakkonsistenan. Jika kata-kata seseorang menyampaikan satu hal tetapi ekspresi wajahnya menyampaikan hal lain, kemungkinan besar mereka tidak sepenuhnya jujur.
Baca Juga: Cek Shiomu! 8 Shio Ini Dinobatkan Punya Naluri Tajam Dalam Menghasilkan Uang di Situasi Apa Pun
Gerakan tubuh yang tidak konsisten dapat menjadi tanda penipuan.
Saat berbicara, bahasa tubuh mereka kacau balau. Misalnya mereka terus bergeser di tempat duduk, kontak mata tidak seimbang, dan gerakan tangan tidak sesuai dengan irama kata-katanya.
Seolah-olah tubuhnya secara tidak sadar mengungkapkan kegugupan dan ketidakpastian yang mereka coba sembunyikan.
Dalam dunia bahasa tubuh, menyentuh atau menutup mulut bisa menjadi indikator kuat adanya kebohongan. Perilaku ini bermula dari keinginan bawah sadar untuk menekan kata-kata yang tidak jujur.
Ini bukan hanya sifat manusia. Hal ini juga telah diamati di dunia hewan. Misalnya, ketika seekor monyet tahu ia melakukan sesuatu yang tidak seharusnya, ia sering kali akan menutup mulutnya.
Mata, yang sering disebut sebagai jendela jiwa, dapat memberikan petunjuk yang tajam dalam mendeteksi kebohongan. Salah satu petunjuknya adalah kedipan cepat.
Saat seseorang berbohong, frekuensi kedipan matanya dapat meningkat secara signifikan karena stres atau ketidaknyamanan.
Ini merupakan respons alami tubuh terhadap upaya mental untuk membangun dan mempertahankan kebohongan.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
