Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Februari 2026, 05.04 WIB

10 Makanan Khas Imlek yang Dipercaya Membawa Keberuntungan dan Kebahagiaan Di Tahun Depan

Ilustrasi, makanan khas Tahun Baru Imlek. Freepik/ freepik. - Image

Ilustrasi, makanan khas Tahun Baru Imlek. Freepik/ freepik.

JawaPos.com - Tahun Baru Imlek, perayaan paling penting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia akan tiba dalam beberapa hari lagi, tepatnya pada 17 Februari 2026 mendatang.

Setiap perayaan Tahun Baru Imlek tidak lengkap tanpa hidangan atau makanan yang mewakili keberuntungan atau kebahagiaan.

Dilansir JawaPos.com dari southchinamorningpost pada Senin (9/2), ini sepuluh makanan khas Imlek yang dipercaya membawa keberuntungan dan kebahagiaan di tahun mendatang.

Baca Juga: Pindah Empat Klub secara Cepat! Mantan Striker Al Nassr Jhon Duran Resmi Dipinjamkan ke Zenit Saint Petersburg

1. Pangsit (Dumpling)


Pangsit atau dumpling berbentuk seperti batangan emas Tiongkok kuno. Memakannya melambangkan aliran kekayaan dan keberuntungan yang stabil.

Anda cukup menyediakan bahan berupa daging cincang, daun bawang, kubis napa atau dikenal sawi putih, kulit pangsit, dan jahe.

Cara membuatnya, bungkus daging yang sudah dibumbui dan menjadi adonan dengan kulit pangsit (dumpling), lalu rebus dengan api sedang - tinggi hingga pangsit mengapung ke permukaan atau kurang lebih selama 10 menit.

Baca Juga: Dihujani Keberuntungan! ini 3 Weton yang Mendapatkan Kesejahteraan dan Kelimpahan Rezeki di Awal Tahun 2026

2. Kue Beras Manis atau Kue Keranjang (Nian Gao)

Makanan ini melambangkan 'melangkah lebih tinggi dari tahun ke tahun'. Lebih lanjut, Nian Gao mewakili kemajuan berkelanjutan dalam karier, studi, dan pertumbuhan pribadi.

Anda cukup menyiapkan bahan, seperti tepung beras ketan, gula merah, hingga kurma kering. Untuk menyajikannya, iris kue beras, lalu celupkan ke dalam campuran telur, dan goreng hingga lunak dengan api kecil - sedang selama kurang lebih empat menit.

3. Kue Lobak

Lobak dalam kepercayaan Tionghoa adalah lambang dari awal tahun yang cerah dan penuh keberuntungan. Sementara kue lobak melambangkan 'naik lebih tinggi' dan 'keberuntungan'.

Siapkan lobak putih (daikon), tepung beras, sosis Cina, jamur, dan udang kering. Kukus lobak yang sudah dicampur tepung dan menjadi adonan. Iris dan goreng hingga renyah dan berwarna keemasan menggunakan api sedang (kurang lebih lima menit).

4. Udang Telur Asin Emas

Warna emas dari makanan ini melambangkan kekayaan, sementara 'udang' dalam Bahasa Kanton terdengar seperti tawa yang membawa harapan untuk tahun yang penuh sukacita.

Sediakan udang besar, kuning telur asin, mentega, serta daun bawang untuk membuatnya. Terlebih dahulu, goreng udang hingga matang, lalu campur dengan saus kuning telur asin yang lembut, kurang lebih 5-8 menit dengan api besar.

5. Poon Choi (Mangkuk Besar)

Makanan ini melambangkan 'kelimpahan dan persatuan'. Disajikan dalam baskom atau mangkuk besar mewakili kebersamaan keluarga.

Anda perlu menyiapkan jamur, tiram kering, abalon, brokoli, udang, bebek, fish maw (gelembung ikan), kerang kering, hingga daging panggang untuk membuat hidangan ini.

Susun bahan-bahan di atas yang sudah dimasak terlebih dahulu dalam sebuah wadah, lalu didihkan dalam saus yang kaya rasa selama kurang lebih 20 menit dengan api kecil.

6. Lo Hei (Lemparan Kemakmuran)


Lo Hei melambangkan 'keberuntungan yang meningkat'. Cara memakannya dengan mengangkat tinggi-tinggi makanan ini menggunakan sumpit, menandakan kesuksesan yang tumbuh dan kehidupan yang penuh semangat di tahun baru.

Sebenarnya Lo Hei adalah hidangan seperti salad, yang terdiri dari campuran mentimun, serpihan bonito, wortel parut, pomelo atau jeruk bali, jeruk nipis, biji wijen, lobak putih, udang kering, dan salmon mentah serta tidak perlu dimasak.

7. Ikan Utuh Kukus


Lambang dari 'kelebihan setiap tahun'. Mengonsumsinya saat Tahun Baru Imlek sama saja dengan memastikan kekayaan dan sumber daya tetap berlimpah serta terakumulasi.

Untuk membuatnya, siapkan cabai iris, daun bawang, daun ketumbar, jahe, dan kecap asin encer.

8. Jamur Rebus dengan Fat Choy

Makanan ini adalah makanan pokok untuk kemakmuran dan bisnis yang baik di tahun depan serta melambangkan 'kekayaan dan pasar yang makmur'.

Sediakan fat choy atau lumut hitam, jamur shiitake, kerang kering, dan tiram kering. Masak bahan-bahan tersebut dalam kaldu saus tiram hingga tekstur empuk dan beraroma. Gunakan api kecil sekitar 45-60 menit untuk memasaknya.

9. Ayam Saus Kecap Mawar

Ayam utuh melambangkan persatuan keluarga dan mencapai tingkat yang baru. Secara keseluruhan, makanan ini melambangkan 'keberuntungan dan kemakmuran'.

Anda perlu menyiapkan ayam utuh, daun bawang, cabai, kecap asin premium, bunga lawang, lobak, bawang putih, dan jahe untuk membuatnya.

Sementara cara membuatnya, rebus ayam utuh tersebut dalam larutan kecap asin dan rempah-rempah berkualitas tinggi dengan api kecil-sedang selama 30 menit.

10. Kaki Babi Rebus

Makanan yang melambangkan 'kekayaan mudah' dan 'tangan yang baik' untuk meraih keberuntungan terbuat dari kaki babi, tahu fermentasi merah (Nam Yu), jahe, dan adas bintang atau bunga lawang.

Cara membuatnya, rebus sebentar kaki babi, lalu masak perlahan bersama Nam Yu hingga kulitnya menjadi kenyal, gunakan api kecil selama 90 menit.

Demikian sepuluh makanan khas Imlek yang harus ada karena dipercaya membawa keberuntungan hingga kebahagiaan di tahun Kuda Api mendatang.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore