
seseorang yang menyadari ketidakcerdasannya./Freepik/freepik
JawaPos.com - Dalam psikologi komunikasi dan kecerdasan emosional, bahasa bukan hanya alat bicara, tetapi cerminan cara berpikir, kedewasaan mental, dan kedalaman intelektual seseorang.
Menariknya, banyak penelitian psikologi menunjukkan bahwa orang yang benar-benar cerdas justru menghindari kata-kata tertentu, karena kata-kata tersebut menunjukkan pola pikir dangkal, defensif, atau emosional yang tidak sehat.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (6/2), terdapat 7 kata/ungkapan yang perlahan ditinggalkan oleh orang-orang cerdas setelah mereka menyadari bahwa kata-kata ini sebenarnya tidak mencerminkan kecerdasan, melainkan kelemahan psikologis.
1. “Pokoknya”
Kata pokoknya sering digunakan untuk menutup diskusi:
“Pokoknya aku benar.”
Secara psikologis, ini menunjukkan:
Penolakan berpikir kritis
Ketidakmampuan menerima sudut pandang lain
Ego defensif
Orang pintar justru terbiasa berkata:
“Menurut datanya…”
“Kalau kita lihat dari sudut pandang lain…”
Psikologi menyebut ini sebagai closed mindset — pola pikir tertutup terhadap informasi baru.
2. “Semua orang juga begitu”

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
