
seseorang yang sedang bertukar ide dengan temannya./Freepik/tzido
JawaPos.com - Percakapan yang berkualitas bukan hanya soal berbicara lancar atau punya banyak topik.
Dalam psikologi komunikasi, kualitas percakapan sangat ditentukan oleh sikap mental, empati, dan kebiasaan perilaku saat berinteraksi.
Banyak orang merasa sudah “pandai bicara”, tetapi tanpa sadar justru melakukan kebiasaan kecil yang merusak kualitas komunikasi.
Jika Anda sering merasa obrolan terasa canggung, tidak nyambung, cepat membosankan, atau tidak mendalam, bisa jadi masalahnya bukan pada topik—melainkan pada pola perilaku.
Psikologi sosial menunjukkan bahwa hubungan manusia dibangun bukan oleh kata-kata saja, tetapi oleh rasa aman, keterhubungan emosional, dan validasi sosial.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (3/2), terdapat 7 perilaku yang harus segera dihentikan jika Anda ingin membangun percakapan yang lebih sehat, hangat, dan bermakna.
1. Terlalu Fokus Menunggu Giliran Bicara, Bukan Mendengarkan
Dalam psikologi, ini disebut pseudo-listening (mendengar palsu). Secara fisik Anda terlihat mendengar, tetapi secara mental Anda sibuk menyiapkan jawaban.
Dampaknya:
Lawan bicara merasa tidak benar-benar didengar
Percakapan jadi terasa “tidak nyambung”
Tidak tercipta koneksi emosional
Solusi psikologis:
Latih active listening:
Fokus pada makna, bukan kata
Tahan keinginan menyela

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
