Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Januari 2026, 17.29 WIB

Orang yang Mengatakan 'Saya Lebih Suka Sendirian' tetapi Merasa Hampa di Dalam Biasanya Menunjukkan 8 Perilaku Ini Tanpa Menyadarinya

seseorang yang sering berkata lebih suka sendirian./ Freepik/freepik - Image

seseorang yang sering berkata lebih suka sendirian./ Freepik/freepik

JawaPos.com - Di permukaan, mereka terlihat kuat. Mandiri. Tidak bergantung pada siapa pun. Kalimat “aku lebih suka sendirian” terdengar seperti pilihan sadar, bahkan kebanggaan.

Seolah kesendirian adalah benteng yang melindungi mereka dari drama, kekecewaan, dan rasa sakit yang tak perlu.

Namun di balik itu, tidak jarang tersembunyi ruang kosong yang sulit dijelaskan. Hampa yang tidak selalu terasa sebagai kesedihan, tetapi sebagai sesuatu yang “kurang”, sunyi yang tetap ada bahkan saat hari berjalan normal.

Menariknya, perasaan ini sering kali bocor lewat perilaku sehari-hari—hal-hal kecil yang dilakukan tanpa sadar.

Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (9/1), terdapat delapan perilaku yang kerap muncul pada orang yang mengaku lebih suka sendirian, tetapi diam-diam bergulat dengan kehampaan batin.

1. Menikmati Kesendirian, tetapi Takut Terlalu Lama Diam

Mereka mengatakan menyukai waktu sendiri, dan itu benar. Namun ada batas tak kasatmata. Saat suasana terlalu sunyi, mereka akan mengisi ruang dengan apa saja—scroll tanpa tujuan, menyalakan TV hanya sebagai latar suara, atau sibuk dengan hal kecil yang sebenarnya tidak penting.

Diam terlalu lama memaksa mereka mendengar isi pikirannya sendiri. Dan itulah yang ingin dihindari.

2. Terlihat Mandiri, tetapi Sulit Meminta Bantuan

Orang-orang ini sering menjadi “yang paling bisa diandalkan”. Mereka jarang mengeluh dan terbiasa menyelesaikan segalanya sendiri. Namun di balik kemandirian itu, ada ketakutan mendalam: takut dianggap merepotkan, lemah, atau tidak layak diperhatikan.

Akibatnya, saat benar-benar butuh dukungan, mereka justru memilih memendamnya.

3. Nyaman Menghindari Percakapan yang Terlalu Personal

Obrolan ringan? Tidak masalah. Topik umum? Aman. Tetapi begitu percakapan mulai menyentuh perasaan, luka lama, atau kebutuhan emosional, mereka akan mengalihkan arah atau menutup diri.

Bukan karena tidak punya perasaan, melainkan karena mereka sendiri belum tahu bagaimana menjelaskannya—atau takut jika perasaan itu tidak diterima.

4. Sering Merasa Lelah Secara Emosional Tanpa Alasan Jelas

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore