Fase 2A MRT Jakarta membentang sepanjang 5,8 kilometer dari Stasiun Bundaran HI hingga Kota.
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan entrance atau pintu masuk Stasiun MRT Harmoni, Selasa (20/1). Langkah ini diambil untuk menyulap kawasan Harmoni menjadi pusat transportasi modern berbasis Transit Oriented Development (TOD).
Gubernur Pramono optimis Stasiun Harmoni akan menjadi salah satu titik tersibuk di Jakarta. Lokasinya yang dikelilingi kantor pemerintahan dan pusat bisnis menjadikannya simpul yang sangat strategis.
"Hampir 25 tahun saya cukup mengenal tempat ini. Saya meyakini, jika pada tahun 2029 TOD Harmoni telah selesai, kawasan ini akan menjadi TOD yang sangat strategis," ujar Pramono di lokasi.
Beda dari Blok M: Harmoni sebagai Simpul Ekonomi Baru
Berbeda dengan karakter TOD Blok M, Harmoni diproyeksikan menjadi perpaduan antara pusat aktivitas ekonomi dan mobilitas tinggi. Integrasi antarmoda transportasi menjadi kunci utama di sini.
"Harmoni nantinya akan memiliki entrance MRT yang sekaligus terkoneksi dengan Transjakarta. MRT fase 2A ditargetkan mencapai Monas dan beroperasi pada 2027. Selanjutnya, jalur akan diperpanjang hingga Kota Tua dengan tujuh stasiun, yakni Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota Tua," jelasnya.
Pramono juga memberikan apresiasi kepada pihak pengelola kawasan Duta Merlin yang telah mendukung ketersediaan lahan untuk pembangunan pintu masuk stasiun ini.
Tingkatkan Pengguna Transportasi Umum
Meski konektivitas transportasi publik di Jakarta sudah menyentuh angka 92 persen, Gubernur menekankan bahwa pemanfaatannya masih harus digenjot. Pemprov DKI kini tengah membidik pembukaan rute baru seperti Transjabodetabek hingga rute Bandara–Blok M.
"Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran MRT Jakarta. Kami berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal, bahkan jika memungkinkan lebih cepat, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," tambahnya.
Mengenal Spesifikasi Stasiun MRT Harmoni
Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat memaparkan detail teknis stasiun yang akan menjadi jantung transportasi di Jakarta Pusat ini. Stasiun ini dirancang luas untuk menampung lonjakan penumpang di masa depan.
"Terkait gambaran umum Stasiun Harmoni, panjang stasiun ini mencapai 252 meter dengan lebar 18 meter dan kedalaman 17 meter. Stasiun ini memiliki dua lantai, yaitu concourse dan platform, serta tujuh entrance, masing-masing dua di sisi barat, dua di sisi timur, dan tiga di bagian tengah yang terintegrasi dengan halte Transjakarta," kata Tuhiyat.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
