
Ilustrasi perundungan atau bullying. (Freepik)
JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya siswa SMPN 19 Tangsel berinisial MH. Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan seluruh jajaran memastikan bahwa dugaan perundungan yang menyebabkan pelajar berusia 13 tahun itu kehilangan nyawa akan menjadi perhatian besar. Evaluasi menyeluruh dan pengawasan untuk mencegah perundungan dilakukan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Deden Deni menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Pemkot Tangsel menyadari, kehilangan seorang anak adalah duka yang sangat berat bagi setiap keluarga. Karena itu, Pemkot Tangsel turut merasakan kesedihan tersebut. Menurut dia, peristiwa yang dialami oleh MH harus disikapi dengan memperkuat perlindungan terhadap para pelajar di sekolah.
”Atas nama Wali Kota Tangerang Selatan dan seluruh jajaran Pemerintah Kota (Tangsel), kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Kehilangan seorang anak adalah duka yang tidak dapat diukur.” kata Deden Deni dikutip Senin (17/11).
Deden Deni menegaskan bahwa Pemkot Tangsel bakal melakukan evaluasi secara menyeluruh. Tujuannya tidak lain untuk memastikan agar tidak ada lagi kasus perundungan dalam proses belajar mengajar di sekolah, khususnya di wilayah Tangsel. Menurut dia, evaluasi menyeluruh itu akan dilakukan terhadap semua sekolah di Tangsel.
Evaluasi tersebut mencakup peningkatan pengawasan terhadap interaksi siswa, mekanisme pelaporan kasus perundungan, serta penguatan kepekaan para pendidik terhadap kondisi emosional dan perubahan perilaku siswa. Pemkot Tangsel menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang aman, nyaman, dan penuh kepedulian bagi setiap anak.
”Pak Wali Kota menugaskan kami untuk melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap seluruh satuan pendidikan. Setiap sekolah harus memperkuat pengawasan dan lebih peka terhadap dinamika sosial siswa. Sekecil apa pun indikasi perundungan harus ditindaklanjuti dengan cepat,” tegasnya.
Menurut Deden Deni, hal itu adalah bentuk tanggung jawab dan langkah konkret untuk memastikan kejadian serupa yang dialami oleh MH tidak terulang. Tidak hanya evaluasi internal, Pemkot Tangsel berkomitmen memperkuat program pendidikan karakter, pendampingan psikososial, serta membangun komunikasi yang lebih terbuka antara sekolah, orang tua, dan siswa.
Langkah tersebut diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk membangun lingkungan pendidikan yang humanis, aman, dan sehat bagi seluruh peserta didik. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, penuh kasih, dan saling menjaga. Pemkot Tangsel memastikan, perlindungan terhadap anak-anak menjadi prioritas bersama.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
