Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Oktober 2025, 17.35 WIB

Polemik Selesai, Gubernur Pramono Anung Pastikan Bangun Rumah Sakit Tipe A di Lahan Sumber Waras Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecek kondisi lahan seluas 3,6 hektare, samping RS Sumber Waras, yang sempat bermasalah di era Gubernur Ahok, Senin (27/10/2025). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecek kondisi lahan seluas 3,6 hektare, samping RS Sumber Waras, yang sempat bermasalah di era Gubernur Ahok, Senin (27/10/2025). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa lahan milik Pemprov DKI di samping Rumah Sakit Sumber Waras akan segera dibangun menjadi rumah sakit tipe A.

Kepastian itu disampaikan Pramono saat mengecek kondisi lahan seluas 3,6 hektare yang sempat bermasalah itu, Senin (27/10).

"Rekan-rekan sekalian, hari ini saya melakukan kunjungan ke lahan milik Pemprov DKI Jakarta yaitu rumah sakit, di samping Rumah Sakit Sumber Waras," ujar Pramono di lokasi.

Politikus PDIP itu memastikan, seluruh persoalan hukum terkait lahan tersebut telah dinyatakan selesai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Diketahui, lahan yang dibeli di era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada 2014 itu sempat menjadi sorotan dan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

Pasalnya, lahan itu dianggap dibeli dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) terlalu tinggi hingga menimbulkan selisih sekitar Rp191 miliar.

Pada 2014, KPK juga melakukan lidik terhadap kasus ini. Namun kini, kasus tersebut dinyatakan tidak bermasalah secara hukum oleh KPK sejak 2023. "Kita tahu bahwa kemudian status penyelidikannya itu sudah dihentikan tahun 2023," kata Pramono.

Menurut Pramono, harga tanah di kawasan ini telah melonjak signifikan. Dari harga yang dulu disebut minus Rp 191 miliar, kini telah naik hingga lebih dari Rp 700 miliar.

"Kalau dari NJOP yang ada, kalau dulu minus 191 miliar, sekarang sudah menjadi 1,4 triliun. Sehingga dengan demikian, hampir 700 miliar lebih tanahnya di sini mengalami kenaikan. Enggak mungkin dibatalkan," terangnya.

Dengan kepastian hukum dan peningkatan nilai aset itu, Pemprov DKI memastikan akan melanjutkan pembangunan di atas lahan tersebut.

Pramono menyebut pemerintah pusat memberi dukungan penuh terhadap rencana pembangunan rumah sakit tersebut.

"Saya sebagai Gubernur Jakarta melaporkan kepada pemerintah pusat dan alhamdulillah kami mendapatkan support sepenuhnya dari pemerintah pusat. Bapak Presiden, Ketua DPR, Wakil Ketua DPRD, Wakil Ketua DPR RI," kata Pramono.

Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan segera melakukan studi kelayakan (feasibility study), analisis dampak lingkungan (Amdal), dan mendorong agar proyek ini masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Sehingga dengan demikian dalam support itu, kami menjadi semakin bersemangat untuk menyelesaikan persoalan ini dan akan segera kami bangun menjadi rumah sakit tipe A. Luas area di sini adalah 3,6 hektare," ungkapnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore