Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Maret 2026, 18.42 WIB

Belanja Lebaran Hemat & Berkah : 6 Strategi Cerdas Mengatur Keuangan di Bulan Ramadhan

Membuat anggaran khusus lebaran adalah salah satu cara mengatur keuangan selama Ramadhan (freepik) - Image

Membuat anggaran khusus lebaran adalah salah satu cara mengatur keuangan selama Ramadhan (freepik)

JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan bukan hanya tentang ibadah puasa tetapi juga persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Salah satu tradisi yang melekat adalah belanja Lebaran mulai dari pakaian baru hingga kebutuhan hidangan khas keluarga.

Namun tanpa perencanaan, belanja Lebaran bisa membuat pengeluaran membengkak. Karena itu, penting menerapkan tips belanja hemat agar Ramadhan tetap berkah tanpa beban finansial.

Menurut Organisation for Economic Cooperation and Development, literasi keuangan membantu individu membuat keputusan belanja yang lebih bijak. Prinsip ini sangat relevan saat Ramadhan ketika konsumsi cenderung meningkat.

Selain itu, riset dari APA menunjukkan bahwa perilaku konsumtif sering dipicu emosi dan dorongan sesaat. Memahami psikologi belanja ini membantu kita lebih terkendali.

Berikut beberapa tips belanja lebaran agar tidak boros selama puasa Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman Consumer Finance dan Harvard Business School, Minggu (1/3) :

1.     Membuat Anggaran Khusus Lebaran

Langkah pertama adalah menetapkan anggaran belanja lebaran sejak awal Ramadhan. Anggaran membantu mengontrol pengeluaran agar tidak melebihi kemampuan finansial.

Consumer Financial Protection Bureau merekomendasikan pembuatan rencana pengeluaran sebagai dasar pengelolaan keuangan yang sehat. Dengan anggaran, kita lebih sadar batas belanja.

Anda juga perlu memisahkan dana untuk zakat, sedekah, kebutuhan pokok dan belanja pakaian. Intinya prioritaskan kewajiban sebelum keinginan.

2.     Membuat Daftar Belanja dan Mematuhinya

Belanja tanpa daftar sering berujung pada pembelian impulsif. Daftar belanja ini membantu fokus pada kebutuhan utama. 

Menurut Harvard Business School, perencanaan sebelum berbelanja mengurangi keputusan impulsif. Strategi ini efektif menekan pengeluaran yang tidak perlu.

Anda juga perlu menulis kebutuhan seperti bahan kue kering,sirup atau busana muslim dan hindari menambah barang di luar daftar.

3.     Menghindari Belanja Saat Emosi atau Lapar

Kondisi emosional memengaruhi keputusan finansial. Berbelanja saat lelah atau lapar cenderung membuat kita kurang rasional. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore