Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Februari 2026, 16.09 WIB

Hemat dan Berkah! 8 Strategi Cerdas Mengatur Pengeluaran Selama Puasa Ramadhan

Menyiapkan dana lebaran sejak awal adalah salah satu cara mengelola pengeluaran selama Ramadhan (freepik) - Image

Menyiapkan dana lebaran sejak awal adalah salah satu cara mengelola pengeluaran selama Ramadhan (freepik)

JawaPos.com –  Bulan suci Ramadhan identik dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga. Mulai dari belanja bahan makanan sahur dan buka puasa hingga persiapan Lebaran,pengeluaran cenderung meningkat.

Tanpa perencanaan keuangan Ramadhan yang matang, kondisi ini bisa membuat anggaran membengkak. Padahal Ramadhan mengajarkan kesederhanaan dan pengendalian diri.

Menurut panduan dari Consumer Financial Protection Bureau, membuat anggaran bulanan membantu mengontrol pengeluaran dan mengurangi stres finansial. Prinsip ini sangat relevan diterapkan selama puasa Ramadhan.

Selain itu, riset dari APA menunjukkan bahwa tekanan finansial dapat meningkatkan stres dan kecemasan. Oleh karena itu, manajemen keuangan yang baik juga berdampak pada kesehatan mental.

Berikut 10 cara mengatur pengeluaran selama Ramadhan agar tetap hemat, terkontrol dan penuh keberkahan sebagaimana dilansir dari laman Federal Trade Commission dan FAO, Sabtu (28/2) :

  1. Membuat anggaran khusus Ramadhan

Langkah pertama adalah menyusun anggaran Ramadhan secara terpisah dari bulan biasa. Anda bisa mencatat kebutuhan utama seperti bahan makanan, zakat, sedekah dan THR.

Menurut Federal Trade Commission, pencatatan pengeluaran membantu mengidentifikasi kebocoran anggaran. Dengan mencatat, kita lebih sadar dalam berbelanja.

Anda juga bisa membuat daftar prioritas agar tidak tergoda promo berlebihan. Intinya fokus pada kebutuhan bukan keinginan sesaat.

  1. Menyusun menu sahur dan buka puasa

Perencanaan menu sahur dan buka puasa mencegah belanja impulsif. Susun menu mingguan agar bahan yang diberi lebih terarah.

Pilih makanan bergizi yang sesuai lidah Indonesia seperti sayur bening, tempe, telur, ayam panggang dan buah segar. Hindari terlalu sering membeli takjil berlebihan.

Perencanaan menu juga membantu mengurangi food waste. Hal ini sejalan dengan kampanye pengurangan limbang pangan global oleh Food and Agriculture Organization.

  1. Mengontrol pengeluaran takjil dan jajanan

Godaan takjil saat ngabuburit sering membuat pengeluaran membengkak. Kolak, gorengan, es buah dan aneka minuman manis memang sangat menggoda.

Anda bisa membatasi pembelian di luar rumah dan membuat sendiri beberapa menu sederhana. Selain lebih hemat, kualitas kebersihan juga lebih terjamin.

Mengontrol konsumsi berlebihan juga berdampak baik bagi kesehatan. WHO menyarankan membatasi gula tambahan untuk menjaga kesehatan.

  1. Memanfaatkan promo secara bijak

Ramadhan sering diiringi diskon besar-besaran. Namun tidak semua promo benar-benar menguntungkan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore