Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 November 2025, 17.32 WIB

Uya Kuya Ungkap Penyebab Orang-orang Marah Besar Kepada Dirinya, Sampai Ditelepon Jenderal

kebersamaan Uya Kuya Dengan Kucing Kesayangannya ( Tiktok @king.uyakuya) - Image

kebersamaan Uya Kuya Dengan Kucing Kesayangannya ( Tiktok @king.uyakuya)

JawaPos.com - Uya Kuya mengungkapkan hal-hal yang membuat orang-orang jadi marah besar kepada dirinya. Alhasil, rumahnya yang terletak di bilangan Duren Sawit Jakarta Timur dijarah massa tak dikenal beberapa waktu lalu.

Dalam podcast di kanal YouTube Denny Sumargo, Uya Kuya menceritakan penyebab orang-orang jadi marah besar kepada dirinya. Bukan karena joget-joget di gedung DPR semata, tapi lebih disebabkan adanya narasi-narasi negatif dan disebut tidak benar yang memancing kemarahan publik secara luas.

"Faktanya memang ada joget-joget di DPR setelah acara selesai. Tapi itu tidak ada kaitannya dengan gaji DPR naik," kata Uya Kuya.

Setelah muncul video joget-joget DPR dengan narasi negatif seolah senang dan bergembira karena gaji DPR naik, sejumlah narasi lain dengan menggunakan video lama Uya Kuya diedarkan dengan masif di media sosial.

"Setelah ada framing joget kenaikan gaji, muncul video lama gua yang ada di TikTok gua tahun 2020, 2021, 2022, kan kita bikin TikTok suka joget-joget di TikTok. Videonya ada yang rambutnya biru, hijau, rambut keriting, gondrong, itu di-upload kembali oleh orang dan ditambahkan tulisan," ungkap Uya Kuya.

"Tulisannya ada yang, 'ah gaji Rp 3 juta kecil buat bensin saja nggak cukup'. Ada juga tulisan, 'gua jadi artis dibayar Rp 10 juta perhari.' Itu orang-orang berpikir gua yang upload, orang-orang berpikir gua yang ngomong, padahal satu patah katapun setelah joget di DPR gua nggak ngomong apa-apa," imbuhnya.

Dengan munculnya sejumlah video dengan narasi negatif, menurut Uya Kuya, publik jadi sangat marah kepada dirinya pada waktu itu. Orang-orang yang sempat memberikan ucapan prihatin ke Uya Kuya, langsung di-bully dan dihabisi oleh netizen efek dari kemarahan mereka yang memuncak.

"Gua difitnah dengan video hoaks, sering. Tapi tak pernah semasif ini. Kalau ini benar-benar terstruktur, sistematis, dan masif," kata Uya Kuya.

Gara-gara sejumlah video dengan narasi negatif viral di media sosial, Uya Kuya sampai ditelepon oleh salah satu jenderal mengungkapkan kekecewaannya ke Uya Kuya. Suami dari Astrid itu kemudian menjelaskan bahwa video-video itu adalah video lama. Dan narasi yang ada di dalam video itu bukan muncul dari dirinya, tapi dikarang oleh si pembuat video.

"Jenderal saja mengira itu gua, apalagi masyarakat umum," kata Uya Kuya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore