Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 November 2025, 21.47 WIB

Respons Pertamina Soal Rencana Pemerintah Bakal Impor Migas dari AS Tanpa Lelang

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) menyampaikan pembelian komoditas minyak dan gas bumi (migas) dari Amerika Serikat (AS) masih dalam proses. Salah satunya masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) yang akan segera terbit. 

"Kami masih menunggu peraturan (dari pemerintah),” kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (19/11). 

Simon mengungkapkan, dengan adanya rencana impor ini perusahaan akan menyiapkan seluruh kilang mereka untuk bisa mengolah. Adapun saat ini, Pertamina sudah mengelola 6 kilang dengan total kapasitas terpasang sebanyak 1,15 juta barel per hari. 

Keenam kilang tersebut saat ini sudah berfungsi untuk menyuplai 60-70% kebutuhan BBM nasional. Itu sebabnya, dengan adanya rencana pembelian migas tanpa lelang dari AS, pihaknya akan menyiapkan semua kemungkinannya. 

“Yang terpenting kami siapkan semua kemungkinan,” tutupnya. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kebijakan pembelian migas tanpa lelang merupakan bagian dari kesepakatan tarif resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). 

"Jadi, bagian daripada reciprocal tariff, kita masih dalam negosiasi (impor migas dari AS tanpa lelang)," kata Airlangga di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (17/11). 

"Apabila itu sampai kepada kesepakatan untuk ditindaklanjuti, ada turunan-turunan PP (peraturan pemerintah) maupun perpres (peraturan presiden), salah satunya terkait dengan commercial pembelian migas dari Amerika, di mana itu nanti penugasannya salah satunya ke Pertamina," tambahnya. 

Airlangga menyebut volume migas yang akan diimpor dari AS setara 15 juta. Namun ia tak merinci lebih detail, volume itu masing-masing berapa untuk minyak ataupun gas. 

"Volumenya kalau migas itu sekitar 15 juta," tutupnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore