Pegawai berada di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pasar saham Indonesia ditutup di zona merah pada perdagangan sesi pertama, Senin (2/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat ditutup melemah -5,31 persen, atau 442,4 persen sehingga berada di level 7.887.
Mengutip data RTI Business, pada penutupa perdagangan awal sesi ini ada sebanyak 65 saham tercatat menguat, 715 saham melemah, dan 33 saham tidak mengalami pergerakan alias stagnan.
Sementara itu, volume transaksi di perdagangan tercatat 35.351 saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 18.942 miliar. Adapun frekuensi transaksi tercatat 2.080.849 kali.
Merespons hal itu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sesi pertama masih dipengaruhi sikap wait and see pelaku pasar.
Menurut Nafan, pasar saat ini tengah menantikan hasil pertemuan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Februari 2026.
“Market menantikan results dari pertemuan tersebut, terlebih setelah OJK dan BEI mengumumkan rencana penyesuaian aturan batas free float saham dari sebelumnya 7,5 persen menjadi 15 persen yang ditargetkan mulai berlaku Februari 2026,” ujar Nafan saat dihubungi JawaPos.com, Senin (2/2).
Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan penyedia indeks global MSCI pada sore hari ini, Senin (2/2). Pertemuan tersebut digelar untuk menyampaikan berbagai perkembangan dan langkah strategis pasar modal Indonesia, khususnya terkait reformasi dan pendalaman pasar.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, pertemuan dengan MSCI akan berlangsung secara online dengan menyesuaikan perbedaan waktu antara Indonesia dan Eropa. Jeffrey menegaskan, pertemuan tersebut akan dihadiri langsung oleh jajaran BEI bersama tim, serta perwakilan dari OJK.
Adapun sejumlah hal yang akan disampaikan merupakan hal-hal yang secara khusus diminta oleh MSCI. "Sore. Besok (hari ini) Eropa pagi, kita kan sore," kata Jeffrey saat ditemui usai Dialog bersama Para Pelaku Pasar di Gedung BEI, Jakarta, Minggu (1/2).
"Saya dengan tim. Dari OJK juga akan hadir. Apa yang tadi saya sampaikan adalah apa yang akan kita sampaikan ke MSCI, karena itulah yang diminta oleh mereka," tambahnya.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
