
Dedi Mulyadi bertanya ke salah satu warga asal Jayabaya, Parung Panjang, terkait pertanggung jawaban perusahaan tambang usai dirinya mengalami cacat permanen akibat kecelakaan. (Youtube)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampaknya tak bisa tenang mengantarkan bantuan donasi untuk korban bencana di Sumatera. Pasalnya, baru saja tiba di Kota Padang warganya di Jawa Barat langsung meminta ia segera pulang menyusul terjadinya longsor di Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.
Situasi itu terlihat dari komentar netizen yang memenuhi unggahan Dedi saat tiba di Padang dan menyapa warga di sana.
Salah satu komentar yang mencuri perhatian datang dari akun fitriia_uu* yang menulis, "Pak, Cisalak Subang longsor, geura uwih."
Permintaan agar Dedi pulang cepat itu langsung ditanggapi oleh Gubernur Jawa Barat tersebut. Ia hanya menandai akun Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita Budi Raemi, tanpa tambahan penjelasan.
Tak lama, Reynaldi membalas singkat, "Siap Pak Gubernur," menunjukkan bahwa ia memahami konteks dan siap menangani situasi di lapangan.
Namun drama di ruang komentar belum selesai. Ada netizen lain yang justru mengingatkan bahwa laporan seharusnya disampaikan kepada pemerintah kabupaten, bukan langsung meminta Gubernur turun tangan.
"Bupati laporanna," tulis akun susan_r*.
Sementara itu, komentar berbeda muncul dari akun pratamacak* yang menilai bahwa kondisi longsor masih tergolong ringan dan bisa ditangani aparat desa.
"Longsor bisa keneh ku aparat desa, teu aya korban jiwa," ujarnya, yang berarti longsor masih bisa diatasi aparat desa dan tidak ada korban jiwa.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menampung keluhan warga setibanya di lokasi bencana Sumatera, yaitu di Padang, Kamis (4/12). Ia tiba di Padang untuk menyalurkan donasi untuk warga terdampak bencana.
Namun, dalam video yang diunggahnya di media sosial, ia menanyakan masalah warga setempat akibat banjir bandang yang menyapu wilayah tersebut sejak akhir November 2025 lalu.
"Ini masalahnya apa?" tanya Dedi dari dalam mobil kepada seorang pria yang mengampirinya di depan kaca mobil.
"Kuburan makam orang tua saya, nenek saya, di pesisir telah hilang. Padahal di atas bukit," tutur pria bernama Efendi itu.
Lantas, Dedi bertanya apa yang harus dilakukannya.
"Tolong bantu orang yang ada di sana," ucap Efendi.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
